Jika selalu menuntut tentang kesempurnaan lebih baik tidak usah hidup

sudah dua hari tulisanku terlewat, makanya sekarang aku qadha dengan langsung menulis 3 tulisan dalam blog ini, kenapa bisa ? males ya? hmm setelah aku fikir fikir ternyata karena aku terlalu perfeksionis, padahal dari awal juga udah di tekankan bahwasannya aku nulis dalam blog ini hanya untuk latihan, dan tentu saja yang namanya latihan pasti banyak salahnya dan banyak kurang nya, yaa kalau sudah sempurna gausah latihan lagi. 

Sebagaimana tertera dalam tulisannya, jika selalu menuntut tentang kesempurnaan lebih baik tidak usah hidup. Sebab yang menghambat manusia untuk bertumbuh dan maju itu ya fikiran dan ketakutan saat sesuatu yang dia lakukan tidak bagus atau tidak sempurna, bagaimana jika ini salah? bagaimana jika nanti ketidaksempurnaan ini jadi ejekan orang lain, yasudah, berhenti sampai kita bisa menyelesaikan apa yang perlu kita selesaikan itu cukup, soal yang lainnya itu sudah diluar kontrol kita, ini sebetulnya filosofi stoic yang sudah lama aku tahu dan aku terapin, hanya saja akhir-akhir ini aku suka lupa untuk nerapinnya dan jadilah aku termakan godaan syetan untuk terus hidup dalam keraguan dan ketakutan untuk mencoba.

Tulisan ini pendek saja namun semoga menjadi pengingat bahwasannya menjadi perfeksionis itu melelahkan, jadilah yang penting selesai karena setelah itu selesai secara perlahan maka progresnya akan terlihat sendiri walaupun perlu waktu karena tidak ada yang instan okey. alright see ya

Komentar

Postingan Populer