Kekuatan doa
Assalamu'alaikum temen temen kembali lagi ni sama cerita aku...
Disini aku mau cerita soal perjalanan orangtua aku selama menunggu panggilan untuk berangkat haji ke tanah suci Mekkah . Aku ingat betul dulu orangtuaku daftar haji itu pada saat aku kelas 6 MI yaa kira kira sekitar aku berumur 12 tahun, karna harus menunggu giliran dan sekaligus mencicil pembayaran maka harus menunggu kurang lebih sampai 6 tahun . Kalau mengikuti jadwal orangtua aku harusnya berangkat di tahun 2020 tapi qadarullah ada wabah COVID-19 sehingga kerajaan Mekkah menutup akses haji untuk orang-orang diluar arab . Waktu berlalu begitu saja, tibalah di 2021 dengan penuh harap karna umur yang terus bertambah dan juga kekuatan fisik yang dimiliki semakin melemah ,namun ternyata qadarullah Indonesia tidak bisa mengirimkan jamaah haji lagi pada tahun 2021.
nah ditahun 2022 ini awalnya memang mereka mendapat kabar bahwa mereka akan berangkat di tahun ini , segala macam persiapan sudah mulai disiapkan dari mulai seragam rombongan, keperluan keperluan kecil lannya pun orangtua ku sudah mulai mencicil untuk membeli nya. bahkan mereka pun sudah sering mengikuti latihan manasik haji. dan tiba-tiba saat sudah mendekati waktu untuk keberangkatan Allah tidak mengizinkan nama orang tuaku masuk dalam list keberangkatan tahun ini.namanya ada di daftar cadangan. sungguh sedih pasti mereka karena dengan berbagai macam persiapan ternyata namanya tidak masuk ke dalam peserta di rombongan jamaah ini. dengan kesedihan yang mereka alami aku merasakan usaha kedua orang tuaku yang benar benar ingin berangkat , doa mereka sangat sangat yakin dan masih penuh harap.
Tibalah hari keberangkatan jamaah KBIH dari tempat oangtuaku daftar ini. mereka sudah pasrah namun wallahu a'lam qodarullah pada awal bulan juli ada orang yang datang kerumah untuk mengajak orangtuaku berangkat . mereka bilang minggu depan orangtua ku bisa ikut berangkat bersama rombongan terakhir dari jawa barat ini. masyaAllah sungguh bagaimana bahagianya mereka tidak bisa di gambarkan . walaupun kesan nya mendadak tetapi mereka sungguh sangat bersyukur. persiapan pun berlangsung selama satu minggu, dengan keterbatasan persiapan mereka hanya mengandalkan yang ada saja. haru syukur bahagia kami sekeluarga akhirnya Allah mengizinkan orangtua ku mengunjungi tanah suci Makkah. saat sampai disana ibuku bilang MasyaAllah ini rencana Allah yang sangat indah, jamaah mereka disambut saat sampai disana dengan karangan bunga dan segala macam adat penyambutan yang mana tidak dirasakan oleh jamaah haji yang lain. mereka disambut karena merekalah penutup atau rombongan terakhir yang sampai.
Dari cerita diatas aku jadi ingat saat masa masa dipondok dulu, guru kami selalu mengajarkan untuk jangan pernah lupa meminta doa , karena doa itu sangat penting. Bahkan walaupun kamu tahu bahwa orangtua mu mendoakan mu , tetaplah meminta doa dari mereka. kita tidak pernah tau doa siapa yang dikabulkan maka dari itu jangan pernah sungkan meminta doa kepada siapapun apalagi orangtua.
banyak sekali cerita di kehidupan ku ini jika disebutkan satu persatu akan sangat panjang. kejadian yang sangat sangat mustahil jika dipikir oleh otak namun Allah menTaqdirkan itu kepada ku . MasyaAllah aku bukan orang hebat namun doa ibu bapaku sangatlah kuat. aku tidak pernah mau melewatkan hal kecil apapun dalam kehidupanku ini tanpa doa dari mereka.
yaAllah semoga Engkau senantiasa berikan kesehatan kepada orangtua kami semua juga keberkahan panjang umur, namun jika beberapa dari kami orang tua nya sudah kau panggil maka tempatkanlah mereka ditempat yang seindah nya tempat disana yaRabb aamiin allahumma aamiin.
barakallahu fiikum
terimakasih sudah berkenan mampir dan membaca ceritaku. :)
semoga ada hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari sini.
Komentar
Posting Komentar