30 JUZ DALAM WAKTU 40 HARI? Emang bisa?

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang telah menurunkan Alquran untuk menjadi pedoman bagi manusia dimanapun kita semua berada, sebelumnya terimakasih kepada teman teman semua atas kunjungan nya ke blog saya ini dan berkenan membaca atikel ini, sebenarnya saya disini bukan ingin menjelaskan cara cara cepat menghafal atau bahkan mengajari teman teman bagaimana cara menghafal, saya hanya akan sharing tentang pengalaman saya dalam menghafal kitab suci Al qur,an dalam kurun waktu 40 hari, semoga tulisan ini bisa menginspirasi juga memotivasi teman teman yang ingin atau sedang menghafal Alquran Aamiin Allahumma Aamiin.

Cerita ini berawal saat idul fitri tahun 2021 ketika saya meminta maaf kepada orangtua saya dan dalam pelukan ibu, saya bisik "doain aku ya supaya bisa jadi penghafal quran". Alhamdulillah saat bulan juli akhir Allah berikan rejeki untuk ikut dauroh di pondok pesantren Mataqu yang berada puncak Bogor, program dauroh ini diadakan selama 40 hari saat itu saya mulai sekitar akhir juli kalau tidak salah, kegiatan ini dimulai dengan pembukaan kemudian malamnya di breefing oleh ustazah tentang peraturan juga jadwal kegiatan selama dauroh , hari selanjutnya kami disuruh menyelesaikan tilawah alquran telebih dahulu, alhamdulillah saya selesai mengkhatamkan tilawah selama 2 hari kemudian dihari ketiga saya diminta untuk menghafal arti alquran perkata (hanya juz 1),ini bertujuan supaya nanti kita jadi masyhur atau tidak asing dengan kata-kata bahasa arab karena mayoritas kosa kata yang ada didalam alquran itu terdapat dalam surah albaqarah, jadi kami menghafal kan arti perayat kemudian disetorkan dengan melihat quran yang tidak ada artinya, alhamdulillah saya menyelesaikannya dalam waktu 2 hari, kemudian setelah itu baru saya bisa menghafal dan menyetorkannya kepada ustazah sama halnya seperti teman teman biasanya menghafal dengan metode masing masing entah yang sambil berdiri atau mencari tempat sepi agar bisa lebih fokus saya pun melakukan itu kemudian setelah dapat satu halaman baru disetorkan kepada ustazah.

jadi di program dauroh ini kami menggunakan metode sulaimaniyah, mungkin sebagian teman teman sudah tau tentang metode ini tetapi untuk yang belum tau saya beri gambaran sedikit, di metode ini cara menghafalnya yaitu dari halaman terakhir setiap juz, jadi setoran pertama dari halaman 21 kemudian setelahnya ke halaman 41 begitu seterusnya, awalnya memang saya kaget karna saya tidak baca ternyata ada metode nya dan belum terbiasa tetapi akhirnya saya coba untuk memantapkan diri dan melanjutkan program dauroh ini, tujuan dari metode ini sendiri supaya kita terbiasa dulu dengan halaman halaman yang susah dan berusaha untuk terus mencobanya, satu hari dua hari saya memang hanya bisa mendapatkan 7 sampai 8 halaman ini temasuk sedikit mungkin, karena kegiatan nya full menghafal dari pagi setelah subuh sampai jam 9 malam, hanya break solat dan makan juga satu jam sebelum zuhur untuk tidur (qoilullah) tapi saya baru bisa mendapatkan 8 halaman sedangkan target yang harusnya di dapatkan untuk bisa selesai dalam kurun 40 hari itu sekitar 30 halaman perhari , kalau teus mempehitungkan target harian saya menjadi stress karena merasa tertekan dan terburu buru agar selesai dan mencoba agar dalam satu hari bagaimana bisa menghafalkan sebanyak 30 halaman ,ini sangat banyak karna terhitung seperti mengafal 1 setengah juz dalam waktu satu hari akhirnya saya pun pasrah dengan keadaan saya tidak mentargetkan untuk selesai tetapi saya memohon dan berdoa agar diberi keistiqomahan di dalam menghafal.

Tiba saat hari senin sore waktunya kegiatan motivasi mingguan yang diberikan oleh ustazah untuk para peserta dauroh, ada kata kata ustazah yang menyentuh hati saya dan mengingatkan saya bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, jika Allah sudah berhendak pasti yang tidak mungkin pun akan bisa tejadi, beliau mengingatkan bahwa Al-qur'an itu milik Allah maka jika kita ingin bisa mendapatkan nya mintalah kepada Pemiliknya, jika kita hanya berusaha siang malam tanpa meminta doa atau bernegosiasi kepada pemiliknya bukankah itu sebuah kesombongan ? sangat percaya diri bahwa bisa mengkhatamkan Al-qur'an padahal belum tentu Sang pemilik Mengizinkannya.

Darisini saya akhirnya lebih banyak mendekatkan diri kepada Sang pemilik dengan bangun lebih pagi untuk tahajud , juga tidak lupa untuk selalu solat hajat dan witir sebelum tidur dan memulai hari untuk menghafal dengan membaca yasin dan berdoa semoga Allah izinkan saya untuk menjadi bagian dari keluargaNya , Tidak terasa ternyata efeknya sangat besar dalam 3 hari saya bisa menyelesaikan 1 putaran kemudian 2hari sampai pernah dalam sehari saya menyelesaikan 1 putaran (30halaman), ini terjadi begitu saja dengan kehendak Allah tentunya sayapun tidak menyangka saya bisa menghafal secepat dan mendapatkan sebanyak itu dalam beberapa hari,ini semua berkat karunia dan kehendak Allah.

Hari terus berjalan sampai pada hari jumat terakhir saya disana yaitu tanggal 20 Agustus 2021 tepatnya ba'da zuhur sekitar jam satu siang saya menyetorkan hafalan terakhir saya kepada ustazah saya tercinta ustazah upi yang begitu sabar membimbing dan menemani saya menghafal sampai larut Alhamdulillah dalam total waktu 34 hari saya menyelesaikan hafalan ini, saya juga tidak pernah menyangka bisa menyelesaikannya, ini seperti keajaiban ,salah satu keajaiban yang pernah Allah berikan untuk saya dan tidak akan pernah saya lupakan, senang juga bercampur haru apalagi keluarga yang mendengar kabar ini, semua senang dan merasa bangga, namun ini semua tak akan pernah membuat diri merasa sombong karna saya tau ini sebuah tanggung jawab besar karena sudah mengambil keputusan untuk mengkhatamkan Al-Qur'an berati saya harus siap menyempatkan waktu untuk mengulangnya.

Dari kisah yang saya alami ini saya belajar bahwa apapun itu jika kita serahkan kepada pemilik segalanya pasti akan terasa mudah karena sudah Allah yang mengatur dan kita tinggal mengikuti arus yang sudah Ia arahkan, saya paham bahwa istiqomah itu sulit, maka dari itu kita tidak boleh putus asa karena hadiahnya sangat besar jika kita sudah berhasil untuk menempuhnya, dan jangan pernah lupa bahwa kekuatan doa itu sangat besar , kita berbisik ketanah dalam sujud namun terdengar diseluruh penjuru langit.

mungkin itu saja kisah cerita saya dalam perjalanan menghafal kemarin, sebenarnya masih banyak perjalanan lika liku dikemudian hari dalam memurojaah hafalan ini, insyaAllah jika ada kesempatan saya akan cerita tentang yang lainnya, mohon maaf apabila dalam tulisan ini ada kesalahan atau kesombongan yang luput dari koreksiannya saya , semoga Allah selalu memberi keberkahan, taufik dan juga inayah Nya kepada kita semua khususnya kepada teman teman yang ingin atau sedang menghafalkan Al-quran semoga selalu dalam keridhoan Allah Subhanahu Wata'ala.


Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Komentar

Posting Komentar