WHY...

Kenapa sih kenapa , kenapa harus kenapa, ah Tuhan ajarkan aku untuk sabar walaupun aku harus menitikan air mata 😔 tapi aku ingin menjadi penyabar. 

Ini ceritaku, maaf jika terlalu berlebihan namun aku hanya ingin meluapkan nya dalam tulisan ini. 

Dear kalian yang suka mengejek. 

Dulu ketika aku berada di bangku sekolah dasar aku sering melihat temanku diejek karena apa? Bukan karena dia bodoh tapi Karna dia memakai kacamata, apa sebuah kesalahan jika seseorang memakai kacamata? Aku bingung pada waktu itu,namun ketika aku beranjak ke jenjang aliyah ternyata dokter pun bilang bahwa aku harus memakai kacamata karena aku menderita rabun jauh, ketika itupun aku merasakan apa yang teman sekolah dasarku itu rasakan, mungkin karena orang yang bertemu tidak biasa melihat kita berkacamata tapi kenapa harus mengejek? Kenapa harus menertawai? Apa yang salah? Apa ini mengganggu kalian? , diawal dulu aku memakai kacamata aku ditertawai oleh kaka kelas ku dia bilang aku "aneh" Aku nggak marah karena dibilang aneh aku sakit karena dya menertawaiku di depan orang-orang, ketika aku sedang di masjid ia mencolek ku lalu menertawakan ku dan mengejek, apa yang salah? Tuhan, bukan keinginanku untuk memakai ini , tak bisa ku bendung aku pergi dan menelfon keluarga ku , aku menagis dan hanya merekalah yang bisa menenangkan, sehingga aku kuat untuk kembali walaupun diejek atau dibilang aneh. 

Hari demi hari pun berjalan tahun ke tahun berganti semua sudah biasa melihat ku berkacamata, dan yaa semua sudah normal aku menjalani hari-hari ku seperti biasa, namun ketika aku ganti dengan yang baru hal seperti itu terjadi lagi, seseorang tertawa terbahak-bahak ketika melihatku lewat berjalan mendekat, aku tidak mau insecure bagaimana pun aku tetap bersyukur karena Tuhan masih membolehkan ku untuk melihat dunia, jika aku insecure bagaimana dengan mereka yang tidak bisa melihat namun tetap semangat menjalankan kehidupan? . Namun tolong lah bagi kalian yang membaca ini dan pernah mengejek orang berkacamata , berhenti cukup aku mewakilkan perasaan mereka yang pernah kalian ejek, mungkin kita bersikap biasa saja namun ketika sepi air mata tetap mengalir sedih, apa salahnya kami memakai kacamata? Ini untuk membantu penglihatan Kami, ya Tuhan aku memang sempat tidak bersyukur , setelah orang itu menertawakan ku aku berkeinginan untuk bisa memiliki mata normal namun jika memang harus operasi tidak sedikit biaya yang diperlukan. 

Kalau bukan karena keluarga ku yang mensupport dan Tuhan ku (Allah) yang memberi kesabaran mana mungkin aku bisa menerima ejekan mereka. 

Sakit ya rabb sakit hati ini dengan perlakuan itu, sembuhkanlah goresan ini dan hati yang menertawakan kami ya rabb, agar tidak ada lagi orang yang tersakiti. 

Komentar

Postingan Populer